Permudah Transaksi Digital dengan QRIS

Leave a Comment
Pernahkah merasa jumlah uang kecil di dompet semakin berkurang dalam beberapa periode terakhir? Perasaan itu muncul seperti pada saat ingin membayar parkir dan dengan terpaksa harus mengeluarkan uang pecahan besar. Mungkin sebagian yang lain belum merasakan hal yang sama. Tapi tidak dapat dipungkiri bahwa kita menjadi semakin sering menggunakan uang dalam bentuk nontunai. Mulai dari transportasi online, transportasi massal, belanja di minimarket, hingga memesan makanan.

Transportasi online memang tidak hanya memudahkan kemana-mana namun juga bisa menjadi jasa kurir yang instan mengantarkan apa pun yang kita inginkan. Pada awal kemunculannya memang masih memanfaatkan penggunaan uang tunai. Akan tetapi saat ini semuanya sudah menyediakan pilihan pembayaran secara nontunai, yang ternyata lebih favorit dibandingkan tunai. Bahkan transportasi taksi konvensional pun sudah berubah dengan menyediakan aplikasi pemesanan secara online dan menyediakan pembayaran secara nontunai layaknya perusahaan transportasi online.

Masyarakat Menginginkan Transaksi yang Efisien

Dalam beberapa kajian, termasuk yang dilakukan kantor perwakilan Bank Indonesia dalam negeri, uang pecahan kecil terutama uang logam cenderung tidak diminati untuk disimpan di dalam dompet karena ketidakpraktisannya. Bagi pedagang, tentu uang logam sangat diperlukan untuk kembalian, tapi sekarang sudah banyak yang lebih baik memberikan kembalian lebih daripada harus memiliki banyak stok uang logam. Mungkin mereka sudah memperhitungkan marjin dari setiap barang yang mereka perdagangkan. Bagi masyarakat bukan pedagang, banyak yang meletakkan uang logam di rumah saja tanpa dipergunakan kembali. Hingga menumpuk tanpa tahu kapan akan dipergunakan kembali. Beberapa yang iseng menjadikan kumpulan logam agar viral di dunia maya dengan membelanjakan barang bernilai besar dengan uang logam seperti membeli kendaraan bermotor.

Read More...

Ekonomi Digital yang Tidak Tanpa Batas

Leave a Comment

Teknologi informasi sudah menjadi bagian yang sulit untuk dipisahkan dari manusia saat ini. Kecanggihan internet yang merajalela, fitur smartphone yang semakin canggih hingga berbagai jenis sosial media, menjadi beberapa contoh yang menyadarkan kita betapa masifnya teknologi informasi berkembang. Hingga perkembangan terkini, teknologi informasi sudah mengambil peran dalam perekonomian atau yang disebut sebagai ekonomi digital.

Berbagai aspek ekonomi tradisional sudah bergeser ke arah dunia digital seperti financial technology (FinTech), transportasi online, e-commerce, hingga uang virtual. Tentu saja bentuk-bentuk baru dalam dunia teknologi tersebut sudah mempengaruhi kehidupan manusia. Kemudahan dan efisiensi menjadi faktor utama berkembangnya ekonomi digital begitu cepat. Jadi yang awalnya manusia memanfaatkan teknologi untuk transaksi informasi melalui internet atau e-mail, sekarang sudah dapat melakukan transaksi yang melibatkan uang untuk perdagangan barang dan jasa.
Read More...

Persaingan

Leave a Comment
Beberapa waktu yang lalu gue 'mampir' ke Budapest, salah satu kota di wilayah Eropa Timur. Bagi yang belum tau, kota itu berada di negara Hungaria, tidak terlalu terkenal. Ketika menghadapi sesuatu yang baru, terkadang gue suka memperhatikan hal yang gue sendiri gak tau kenapa gue mikir ke arah sana. Sebelum berangkat, gue banyak cari tahu supaya gampang berada di sana dan pandangan mengenai negara-negara Eropa pun muncul di benak gue. Pandangan dimana Eropa merupakan benua yang jauh lebih maju dibanding negara Asia maupun Afrika. Padahal harusnya gue tidak meng-general-kan hal tersebut karena tidak semua negara Eropa sama semua termasuk Hungaria. Awal landing di bandara internasionalnya, gue seperti membayangkan bahwa negara Hungaria tidaklah berbeda dengan Indonesia, negara berkembang yang tidak banyak industri besar yang mendunia. Impresi pertama tersebut terkonfirmasi ketika gue hidup selama di sana, bahkan terlihat tidak lebih baik industrinya dibanding Indonesia. Beberapa produk sehari-hari yang biasa kita pakai dan diproduksi di Indonesia, mereka harus impor dari luar. Tapi meski begitu, ternyata Budapest punya 'kualitas' hidup yang hampir setara dengan negara Eropa yang maju. Tata kota rapi, transportasi publik yang sangat baik, tempat pejalan kaki yang nyaman, kualitas produk yang dijaga, dan lain sebagainya.

Read More...

Prediksi World Cup Sepakbola Edisi 2018 di Rusia

1 comment

Meski sedikit terlambat, gue tetep dengan kerja keras menulis tentang prediksi Piala Dunia edisi tahun 2018 atau World Cup 2018 yang dilangsungkan di Rusia. Sebenarnya gue melakukan prediksi piala dunia sepakbola sejak tahun 2006 yang di Jerman, rutin tuh. Tapi sayang gak dicatet dengan baik sehingga gue ampe gak tau akurasi prediksi gue seberapa jauh. Nah, dengan ditulis di blog kan bisa gue pantau kapan pun meski World Cup nya udah beres. Yang mau ini dijadikan rujukan taruhan sih monggo aja, tapi dosa tanggung masing-masing ya.

Pertama, gue flashback sedikit kriteria pemenang piala dunia versi gue a.k.a kisworo. Flashbacknya dilihat dari piala dunia dalam 20 tahun terakhir atau sejak tahun 1998. Kriteria pertama dan yang utama tim tersebut memiliki gelandang-gelandang tangguh minimal 2 orang gelandang dengan gabungan karakter bertahan, passing, teknik, kreativitas dan visi yang bagus. Kriteria kedua, tim tersebut punya pelatih yang cerdas serta sangat mengenal karakter pemain dan permainan baik tim sendiri maupun tim lawan.
  • Juara 1998, Perancis, punya Didier Deschamps, Zinedine Zidane dan Aime Jacquet.
  • Juara 2002, Brazil, punya Gilberto Silva, Juninho Pernambucano, Ronaldinho, dan Luiz Felipe Scolari.
  • Juara 2006, Italia agak sedikit beruntung sebenarnya. Karena mereka hanya punya Andrea Pirlo dan Marcelo Lippi. Keberuntungan tersebut faktor diusirnya Zidane di laga tersebut. But, kita harus mengakui Pirlo punya kemampuan dari semua kriteria gue.
  • Juara 2010, Spanyol, punya Xavi Hernandez, Andres Iniesta (dan beberapa gelandang terbaik dunia lainnya saat itu), dan Vicente Del Bosque. Bisa dibilang ini squad terbaik dari sisi gelandang.
  • Juara 2014, Jerman, punya Toni Kroos, Sami Khedira, Bastian Schweinsteiger, dan Joachim Low.
*maap yak kalo ada nama-nama yang salah, susah-susah beud dah ditulis. mention ke admin ya bagi yang merasa salah namanya.

Read More...

Rumput Hijau Indonesia

Leave a Comment
Ada pepatah yang mengatakan rumput tetangga lebih hijau. Tapi mungkin banyak yang tidak sadar bahwa tetangga itu adalah kita sendiri yaitu Indonesia. Indonesia memang ‘hijau’ dalam berbagai hal. Banyak yang menginginkan negaranya seperti Indonesia. Indonesia punya kekayaan alam yang berlimpah dimana setiap manusia yang hidup di bumi membutuhkannya untuk hidup. Berbagai tanaman tumbuh di tanah Indonesia sehingga menopang kebutuhan pangan. Banyak beragam spesies fauna yang hidup di bumi nusantara dimana beberapa dari fauna tersebut menjadi sumber protein di piring kita. Atau keindahan alam yang unik yang menjadi sumber penghasilan bagi fotografer. Belum lagi ragamnya adat dan budaya yang tidak dimiliki di belahan dunia lain.

Dengan keragaman tersebut banyak sekali keunikan dari Indonesia yang setiap manusia akan kagum pada saat pertama kali melihatnya. Contohnya saja bagaimana batik sudah seperti fashion yang berkelas. Tidak perlu pembuatan merk yang dimiliki oleh suatu individu namun batik sudah menjadi ‘brand’ tersendiri milik Indonesia. Dari keragaman adat dan budaya juga muncul cita rasa makanan khas yang hanya ada di Indonesia. Rendang sudah diakui oleh kuliner internasional sebagai hidangan terenak. Kalau kita teliti dari bahan pembentuknya rendang, jelas saja menjadi makanan terenak. Segala macam bumbu-bumbu ada di bahan dasar pembuatan rendang dan beberapa dari bahan-bahan tersebut tidak ada di luar Indonesia.
Read More...

Customization Galaxy A5 Versi 2017

Leave a Comment
Menjelang pergantian tahun, gue akan berusaha untuk kembali menulis. Meski sangat dipaksakan dengan berbagai kegiatan yang ada (sok sibuk). Ini menjadi tulisan pertama gue yang membahas masalah ponsel. Maklum bingung mau nulis apa, berhubung belum pernah membahas tentang ini jadinya gpp lah ya.

Padahal gue udah punya banyak ponsel Android sejak Samsung Galaxy 5 muncul atau Android versi Eclair (2.1), tapi entah kenapa gue tertarik membahas masalah Galaxy A5 versi 2017 yang gue pegang sekarang. Gue bahkan pernah punya ponsel flagshipnya Huawei, tapi tetep terasa biasa aja. Awalnya gue pengen punya ponsel yang berukuran compact alias enak dipegang. Dimana ponsel sekarang yang populer adalah ponsel berlayar besar (menurut gue) dengan layar rata-rata ukuran 5,5 inch bahkan sudah banyak yang lebih dari itu karena dianggap pandangan yang lebih luas. Walau beberapa tipe ponsel ukuran 5,5 inch itu "dikecilkan" dengan memepetkan layar ke pinggiran ponsel (bezelness, bener gak tuh nulisnya), tetep aja ukuran ponsel secara keseluruhan cukup besar.

Gue sangat menginginkan ukuran layar 5 inch lagi seperti Galaxy 5 yang dulu atau dalam kisarannya sehingga terasa nyaman digenggam. Tapi meski berukuran kecil gue masih menginginkan spek yang cukup mumpuni, biasanya yang gue liat dari processor dan RAM nya. Kalau udah ngeliat dua spek itu biasanya spek yang lain ngikut sesuai standar keduanya karena penyesuaian kecepatan jalannya software. Tadinya gue melirik Samsung Galaxy S7 flat yang keluar tahun 2016. Ukuran layar 5,1 inch, kecil dan kalau spek mah gak usah ditanya kalau udah flagship begitu. Tapi berhubung harganya ya flagship ditambah barangnya sudah langka, jadilah gue mencari alternatif lain. Ada sih beberapa selain Samsung. Contoh Sony Xperia berbagai tipe dengan embel-embel compact atau Motorola seri G-nya. Sayangnya model Xperia sangat ngotak jadi gak keliatan cantik. Kalau Motorola tidak beredar secara resmi di Indonesia untuk seri yang ukuran layar di bawah 5,5 inch seperti G5 atau G5S.
Read More...

It's Called Reducing Cost?

Leave a Comment
Pernah gak sih ngerasain, koq sekarang beli makanan jadi (contoh snack) udah harganya semakin tinggi ukuran atau kualitasnya biasanya makin buruk. Banyak yang berpikir, ah itu mah cuma masalah inflasi yang terus terjadi dari tahun ke tahun. Tapi gue melihat lebih dari itu. Jadi, sebenarnya hal tersebut tidak hanya terjadi di industri makanan tapi bisa dibilang di seluruh industri, anything.

Fenomena yang paling gue amati sebenarnya adalah pada industri otomotif dimana gue merasa dalam beberapa periode terakhir begitu masifnya produk otomotif baru keluar terutama di Indonesia. Kalau masyarakat pada umumnya mungkin melihat hal tersebut sebagai inovasi dari perusahaan otomotif untuk terus bertahan di market. Tapi kalau gue tidak. Gue melihat industri otomotif tidak hanya sekedar bertahan di market dalam menelurkan produk baru dan bertahan di market lebih kepada dampak yang ditimbulkan dari strategi produk baru itu.
Read More...

Peluang Financial Technology di Wilayah Timur Indonesia

Leave a Comment
Sebenarnya financial technology sudah berkembang di Indonesia. Meskipun Indonesia termasuk negara berkembang, untuk urusan update teknologi, Indonesia cukup cepat menyerap. Namun, terkadang perkembangan itu masih terpusat di daerah tertentu yang menjadi pusat perekonomian yaitu Pulau Jawa. Pulau besar lainnya cenderung lambat menerima setiap update yang berasal dari luar negeri. Harus Jawa dulu yang update baru pulau lainnya. Apalagi wilayah timur seperti Sulawesi, Maluku atau pun Papua, mau bangun kereta aja sampai sekarang belum ada realisasinya.



  
Gambar 1. Wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua
Read More...

Smart Money Semakin Berkembang Tapi People Harus Smart

Leave a Comment
Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi semakin cepat memasuki abad ke-21. Dari tahun ke tahun selalu saja ada inovasi mengenai teknologi baru. Bahkan, ketika seseorang tidak update teknologi dalam satu tahun saja sudah dikatakan ketinggalan zaman. Tidak terkecuali teknologi untuk uang. Uang yang sehari-hari kita kenal dalam bentuk koin atau kertas pun tidak ketinggalan mengalami update teknologi. Beragam bentuk instrumen alat pembayaran semakin beragam tidak hanya sekedar koin dan kertas uang namun sudah ada bentuk lain seperti kartu, cek, bilyet, atau pun uang elektronik. Cek dan bilyet memang sudah cukup lama hadir dalam sistem pembayaran dunia dan nasional namun tidak lazim digunakan dalam transaksi retail.

Alat pembayaran yang sekarang sedang populer adalah alat pembayaran berupa kartu dan uang elektronik. Kartu sudah menjadi hal yang lazim sejak lama karena fungsi kartu ATM yang sebagian besar dapat digunakan sebagai kartu debit. Namun, seiring Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan Bank Indonesia, membuat penggunaan alat pembayaran berupa kartu semakin meningkat baik kartu debit maupun kartu kredit. Hal ini tidak terlepas dari penggunaan yang jauh lebih mudah ketika menggunakan kartu. Masyarakat tidak perlu lagi membawa membawa dompet yang tebal jika ingin berbelanja atau bahkan tas tidak berbunyi krincingan ketika membawa banyak uang koin. Kemudahan berbelanja itu didukung regulasi Bank Indonesia yang mengharapkan transaksi berlangsung aman melalui kewajiban penggunaan pin dalam setiap transaksi. Aman dalam bertransaksi dan aman ketika membawa uang dalam jumlah yang besar. Ketika uang kertas dan koin dibawa dalam jumlah besar dan tindak kejahatan menghampiri seseorang, maka jumlah uang tersebut akan hilang dalam sekejap. Namun, dengan penggunaan kartu yang telah diamankan dengan tingkat security tertentu ketika kartu hilang, seseorang masih mempunyai waktu yang cukup banyak untuk mengamankan hartanya.
Read More...

Motor Matik Yang Ideal

Leave a Comment
Setelah gue menelurkan tulisan di bawah ini,
http://antonkisworo.blogspot.co.id/2014/10/segmen-motor-sport-150cc.html
Kemudian muncullah All New CB150R yang secara design produk hampir sesuai dengan tulisan gue. Kurangnya Honda masih belum berani bermain di kelas berbeda dibanding kompetitor sehingga produk yang dibuat masih berkutat di price area yang sama, terkesan kurang all-out (atau premium sesuai tulisan gue) dan kurang inovatif karena selalu mengikuti tren dari kompetitor. Nah, dengan All New CB150R itulah mungkin segmen motor sport 150 cc agak banyak berubah. Sudah terlihat dari data penjualan dalam beberapa bulan setelah launching.

Kali ini bahasnya motor matik deh. Segmen tergemuk dan varian yang cukup banyak. Tapi mungkin yang paling pas itu adalah bahas yang 125 cc. Memang terlihat belum ada yang mau membuat motor matik yang compact tapi advanced. Advanced ini kelasnya harus yang premium. Yamaha cukup berani dengan menelurkan N-Max. Sayang bodi nya terlalu bongsor. Kalau saja ada motor matik yang compact dengan spesifikasi mirip N-Max, itu baru pasar motor Indonesia sudah cerdas. Karena selama ini pasar motor matik banyak berkutat masalah pricing untuk mengejar share. Tidak salah sih, untuk mengakomodir masyarakat yang ingin memiliki motor. Tapi di sisi lain, keluhan sana sini di anggap lumrah, dan pabrikan tidak perlu bertanggung jawab lebih. Karena harganya mencerminkan kualitas.
Read More...

Antara Penyanyi dan Petani

Leave a Comment
Kepikiran topik ini karena beberapa bulan terakhir sering mendengar radio di pagi hari. Tumben ya dengerin radio. Dalam siaran radio itu ada iklan yang bersifat tidak komersial (iklan sosial kali ya) yang diputar hampir setiap ada jeda siaran.

Sebagai gambaran, iklan tersebut memunculkan penyanyi ternama (iklan dibuat dalam berbagai versi dengan penyanyi berbeda) sebagai pelaku utama. Dalam salah satu versi iklan, memunculkan sang penyanyi yang beralih profesi. Percakapan dalam iklan tersebut mengindikasikan bahwa penyanyi tersebut beralih profesi karena maraknya pembajakan yang menurut mereka menghilangkan pendapatan sehingga mereka harus beralih profesi agar tetap bisa memperoleh pendapatan.
Ya kalau gambaran iklannya kurang jelas dengerin sendiri ya di radio, pagi-pagi.
Read More...

Kangen Nulis

Leave a Comment
Udah lama banget gak nulis. Bingung mau nulis apaan. Kasih ide donk.
Read More...

Keanehan Pasar Sepeda Motor

2 comments

Dikutip dari pertamax7.com, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melalui ketuanya yakni  Messi, Jumat (23/1/2015 ) menyatakan dugaan kartel dilakukan dua penguasa pasar berdasarkan harga jual yang kelewat tinggi untuk kelas matic dan bebek menurut KKPU, berikut penuturannya dalam point:
  •  Penyelidikan awal atas dugaan kartel harga sepeda motor underbone (bebek) dan skuter matik (skutik) ini atas inisiatif KPPU sendiri karena melihat harga sepeda motor sangat mahal. Padahal, sepeda motor merupakan alat transportasi yang banyak dipakai masyarakat,
  • KPPU mendapati biaya produksi motor bebek dan skutik rata-rata hanya Rp 7,5 juta hingga Rp 8 juta per unit. ”Nyatanya, produsen menjual dengan kisaran harga di atas Rp 15 juta per unit,
  •  Sepantasnya harga motor bebek dan skutik tidak lebih dari Rp 12 juta per unit. ”Tidak sampai dua kali lipat seperti sekarang ini,”
Read More...

Membuat Motor Nyaman Digunakan: Honda Vario 110 FI

221 comments
Setiap pabrikan motor melahirkan produknya sudah sesuai standarnya. Artinya motor diproduksi sudah dengan berbagai pertimbangan keselamatan dan kenyamanan. Hanya saja perlu disadari bahwa standar yang dibuat pabrikan pastinya akan menyesuaikan dari sisi konsumen juga dalam arti standar dan harga akan beriringan. Entah karena perekonomian Indonesia yang memang masih jauh dibanding negara-negara maju, membuat produk yang beredar di Indonesia diusahakan dengan harga yang terjangkau, berarti standarnya juga agak berada di bawah. Berbeda dengan dengan motor-motor yang beredar di Eropa dan Amerika yang memiliki standar tinggi walaupun pabrikannya sama seperti yang di Indonesia seperti Honda, Yamaha, Suzuki, atau Kawasaki. Makanya jangan heran kalau ada beberapa model di luar negeri yang tidak dipasarkan Indonesia. Sebagai contoh di Eropa beredar Yamaha MT125, secara kelas mesin bisa dibilang tergolong kelas motor jalanan biasa, namun secara produk ini sangat berbeda dengan motor kelas 125 cc yang beredar di Indonesia seperti Supra X 125 atau Jupiter MX (135 cc). Harganya jangan ditanya. Untuk kelas 125 cc, Yamaha MT125 dijual di kisaran harganya Kawasaki Ninja 250 cc versi ABS. Edan kan. Padahal kapasitas mesin cuma setengahnya.
Read More...

Segmen Motor Sport 150cc

2 comments
Sejak 2013 segmen motor dengan mesin 150cc meningkat dengan pesat. Meningkatnya pendapatan kelas menengah, membuat para produsen motor terutama Honda dan Yamaha, ramai-ramai menggenjot pasar di segmen ini dengan melahirkan produk-produk mutakhir. Gue coba list dulu type motor dari segment ini update sampai Oktober 2014:

  • Honda: Verza 150, New Megapro FI, CB 150R, CBR 150
  • Yamaha: Byson, Vixion Old, New Vixion Lightning (NVL), R15
  • Suzuki: Satria F150
  • Kawasaki: Ninja 150RR, Ninja 150R, Ninja 150SS, KLX 150

Seperti kita ketahui dominasi Honda dan Yamaha memang sangat luar biasa di pasar motor Indonesia. Hal ini juga berlaku untuk segmen motor sport. Honda memang menguasai segmen motor matik dan bebek, tapi Honda masih belum bisa mengalahkan Yamaha di kelas motor sport. Dari 4 pabrikan tersebut hanya Suzuki yang tidak terlalu semangat dalam pasar motor di Indonesia. Mungkin karena Suzuki lebih banyak pengembangan di pasar mobil. Jadinya Suzuki saat ini hanya memiliki Satria F150 di kelas 150cc, tetapi motor ini lebih ke tipe sport moped atau bebek sport. Sehingga dalam ajang penghargaan memang nyari tidak ada saingan karena karakterisiknya berbeda.

Read More...

Toilet: Duduk atau Jongkok

Leave a Comment
Bahas yang jorok dikit ah. Toilet. Lumayan kan buat referensi buat yang mau bikin atau renovasi rumah. Berdasarkan link ini, ternyata toilet ada konferensi tingkat tingginya (KTT) loh. :O.

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Toilet Dunia yang dibuka pada 2 Oktober 2013 di Indonesia dengan pembicara yang merupakan pendiri World Toilet Organization, Jack Sim. Perhelatan KTT itu bertemakan "Toilet dan Turisme".

Dalam KTT yang digelar di Solo, Jawa Tengah, ini dibahas sejumlah isu seputar sanitasi dan sistem pembuangan limbah yang berdampak pada pariwisata.

Hasil dari KTT itu yang paling penting ada dua hal:
Read More...

Oli Motor New Megapro

2 comments
Setelah bahas ban buat New Megapro, sekarang bahas oli ah. Walaupun gue gak ahli-ahli banget masalah motor, tapi gue coba share apa yang telah gue alami.

1. MPX-1 SAE 10W-30. Oli standar honda yang gak pernah gue pake buat new megapro. Denger-denger sih gak enak buat motor sport.

2. SPX-1 SAE 10W-30. Oli standar honda yang full synthetic. Cukup nyaman dan banyak yang puas sama oli ini. Ingat, oli motor tergantung ridernya, tiap orang beda-beda rasanya. Kalau gue sih oli ini cukup bagus, akselerasi dan tarikan enteng. Cuma gue ngerasa ini oli "cepet abis"nya. Paling 2000km mesin udah terasa kasar. Oli ini tergolong oli encer (SAE 10W-30) jadinya perpindahan gigi juga agak kasar, wajar. Berhubung SPX-1 sebagai rekomendasi oli honda cukup terbatas pasokannya, banyak yang nyari versi aftermarket (di luar standar honda). Sayang banget sih sebenernya, SPX-1 bisa dibilang banyak yang nyaman pakenya. Gue pernah mau ganti oli SPX-1 tapi ternyata lagi kosong, akhirnya nyari oli lain deh.
Read More...

Bahas Prediksi World Cup 2014 Brazil

Leave a Comment
Gue emang sering banget nyatetin segala hal tentang piala dunia (World Cup). Hal ini sudah gue lakukan sejak 2002, walaupun catetan gue ilang semua. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya World Cup 2014 yang diselenggarakan di Brazil ini, gue catet semua terutama tentang hasil akhir seperti babak group dan penyisihan.

Tahun 2014 ini gue iseng melakukan prediksi siapa saja yang bisa terus melaju sampai babak final. Awalnya gue pengen prediksi dari babak group, tapi mengingat dari tahun 2002 (setelah tahun millenium), babak group gak pernah bener hasilnya. Maksudnya, terlalu banyak hal di luar dugaan gue dan kebanyakan orang. Contoh tahun 2002 juara bertahan Prancis cuma ada di paling bawah klasemen group atau Kroasia yang gak bisa lolos di 2006 padahal seharusnya mudah. Oleh karena itu, gue mulai prediksikan mulai dari babak penyisihan (Knock-Out).

Berikut prediksinya:
Ini gue lakukan ketika babak group baru saja selesai. Memang telat sih gue upload ini ke blog. Tapi mending terlambat daripada fitnah.

Gue mulai prediksi dari babak penyisihan supaya gue punya bayangan awal kelanjutan dari world cup itu sendiri. Maklumlah, orang statistik emang butuh data paling update. Kalau udah keliatan dari babak group, gue bisa melihat kekuatan masing-masing tim ketika berlaga di udara panas kayak Brazil. Habitat kan berpengaruh. Sama seperti World Cup 2014, yang bisa adaptasi cepat bakal bertahan lebih lama.
Read More...

Identifikasi Moralitas Adalah Hasil dan Bukti

Leave a Comment
Naik bus hari ini. Di depan saya ada sepasang manula suami istri. Dua duanya menggunakan jam Rolex emas. Dari jenisnya, dua jam itu saya perkirakan harganya sekitar 700 jutaan. Kalungnya juga emas berat, juga gelangnya emas berat. Cincinnya penuh dengan berlian, saya perkirakan semua cincin mereka itu saja di atas 200 juta. Sabuknya Luis Vuitton.

Total perhiasan yang mereka pakai berdua mungkin di atas satu Milyar rupiah; dan mereka pakai bus, naik dari sekitar pasar tradisional.

Hal yang mustahil terjadi di Indonesia. Mustahil di Indonesia dengan perhiasan semahal itu bisa low profile menggunakan bus; kemungkinan besar akan pakai sopir pribadi. Dengan perhiasan senilai itu, mustahil mereka berani jalan-jalan di pasar tradisional di Indonesia menggunakan bus umum tanpa incaran copet dan rampok.

Di pasar tadi saya juga lihat sepasang pemuda pemudi yang berpenampilan anggun dan elegan sedang pacaran sambil menuntun anjing. Anjingnya lalu berak. Lalu si cowok memungut berak anjing itu dengan kertas koran yang sengaja ia bawa dari rumah. Aturan di HK empunya anjing diharuskan membersihkan kotoran anjing yang dibawanya. Dan aturan ini sudah menerap pada semua warga HK.

Read More...

Motor Sport Touring Idaman

1 comment
Kayaknya gue lagi seneng nulis tentang motor nih. Gpp lah ya. Toh, gue lagi jarang nulis selama 2014, nah pas 2014 segmen motor sport lagi gila-gilanya ni. Gila produksi dan konsumsinya. Masyarakat menengah atas Indonesia yang meningkat membuat produsen motor sport memproduksi banyak model baru. Diawali kemunculan CB 150R, Verza, dan New Vixion Lightning di 2013 yang cukup menggebrak, 2014 hadir New Mega Pro FI, New CBR 250R, Z250SL, Ninja RR 250 Mono, R15, dan R25. Makin banyak pilihan buat konsumen di segmen ini. Diri gue pribadi sebenernya membagi lagi segmen sport ke dalam dua bagian seperti yang dilakukan Kawasaki yaitu segmen sport touring dan sport.

Nah, sebenernya gue sih lebih suka sport touring karena gue gak suka balapan yang memang ditujukan di segmen sport. Untuk sport touring terdiri dari, New Mega Pro, Tiger, CB 150R, Verza, Vixion series, Byson, dan keluarga Z series Kawasaki. Sementara untuk sport ada CBR series, R series, dan Ninja series. Kalau di luar negeri sih segmen sport touring Yamaha ada MT series, sayangnya tipe ini tidak masuk ke Indonesia.
Read More...